Berita

Endul Abdul Haq/RMOL Jabar

Nusantara

Verifikasi Balon Perseorangan Telan Rp 8 Miliar Di Pilkada Jabar

RABU, 30 AGUSTUS 2017 | 10:57 WIB

Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat (KPU Jabar) mengalosikan anggaran Rp 8 miliar untuk memverifikasi faktual berkas dukungan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur jalur perseorangan.

Komisioner KPU Jabar, Endul Abdul Haq mengatakan anggaran tersebut disiapkan untuk membayar upah petugas verifikasi faktual.

Hal itu dilakukan karena setiap paslon jalur perseorangan minimal harus mengumpulkan 2,1 juta fotokopi KTP sebagai syarat maju di Pilgub Jabar 2018. Juga, lanjut Endun, KTP yang diberikan minimal berasal dari 14 kabupaten/kota di Jabar.


"Kalau setiap paslon mengumpulkan 2,1 juta fotokopi KTP, lalu ada beberapa paslon yang mendaftar. Semua KTP itu harus di verifikasi," ujar Endun seperti dimuat RMOLJabar.Com, Rabu (30/8).

Verifikasi tidak hanya administarasi, tapi juga faktual melalui pengecekan langsung ke setiap alamat pendukung kandidat jalur perseorangan.

"Verifikasi faktual akan dilakukan door to door. Kita datangi setiap pemilik identitas yang tercantum dalam surat dukungan itu," jelasnya.

Endun menambahkan, verifikasi faktual akan melibatkan sekitar 25 ribu petugas yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Lebih tepatnya, di 627 kecamatan dan 5.957 desa atau keluarahan di Jabar.

"Kita akan libatkan tiga orang petugas PPS (Panitia Pemungutan Suara) di setiap desa untuk membantu verifikasi dukungan calon jalur perseorangan," ujarnya.

Endun melanjutkan, KPU akan membayar Rp 1.500 per KTP untuk panitia yang memverifikasi di lapangan. Diperkirakan bakal ada beberapa paslon perseorangan.

"Jadi anggaran verifikasi di siapkan sekitar Rp 8 miliar," pungkasnya.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya