Berita

Nusantara

Perebutan AKD, Anggota DPRD Tangsel Ngamuk

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 20:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Rotasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kota Tangerang Selatan sempat berlangsung alot setelah molor cukup lama.

Rapat pimpinan Fraksi yang berlarut-larut akhirnya berujung pada Voting Komisi yaitu pimpinan komisi dipilih oleh anggota Komisi, sesuai dengan Tata Tertib DPRD pasal 55, pada Senin (28/8).

Seorang Anggota Dewan mengabarkan hasil Musyawarah Pimpinan Fraksi tidak menemui kata sepakat mengenai pembagian pimpinan di masing-masing komisi, walau di awal di sepakati menggunakan sistem skor atau pilihan pimpinan Komisi berdasarkan urutan pemenang Pemilu.


"Sesuai urutan Golkar memilih Komisi 2, PDIP memilih Komisi 1, dan Gerindra memilih Komisi 4. Tetapi pilihan Gerindra tidak disenangi oleh beberapa individu pimpinan Fraksi. Mereka justru mendukung Hanura memimpin komisi 4 dan Gerindra Komisi 3," demikian dikatakan sumber, Selasa (29/8).

Keinginan segelintir pimpinan fraksi akhirnya mendorong voting di komisi. Lewat perdebatan sengit, masing-masing komisi pun menggelar voting oleh anggota komisi. Hasilnya, Komisi 1 dipimpin oleh PDIP, Komisi 2 dipimpin Gerindra, Komisi 3 dipimpin Fraksi Gabungan dan Komisi 4 dipimpin Golkar.

Sumber menyebut, kericuhan kemudian terjadi di Komisi 3. Anggota Fraksi Hanura yang juga Sekertaris DPC Hanura Tangsel, Amar, tidak menerima hasil voting di komisinya. Amar dan Azis dari Fraksi Golkar dikabarkan sangat marah dan menendang meja serta loker di ruang Badan Legislasi, sehingga terjadi kerusakan pada meja dan kursi di Gedung DPRD Tangerang Selatan.

Mereka berusaha ditenangkan oleh beberapa rekannya. Sambil terus berteriak menuju lift, Amar mengecam proses pemilihan pimpinan Komisi yang sudah disetujui di awal persidangan.

Kericuhan itu sempat disaksikan oleh seluruh anggota fraksi, staf DPRD dan juga beberapa wartawan. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya