Berita

Politik

Harus Ada Evaluasi Terhadap Capaian Kontingen Indonesia Di SEA Games 2017

SENIN, 28 AGUSTUS 2017 | 01:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekjen PB Pemuda Muslimin Indonesia, Evick Budianto, merasa prihatin dan miris atas pencapaian prestasi Indonesia pada perhelatan bergengsi di Asia Tenggara, SEA Games (Southeast Asian Games) atau Pesta Olahraga Asia Tenggara tahun 2017.

Menurutnya, kelima klasemen sementara perolehan medali SEA Games 2017 yang dicapai Indonesia kali ini merupakan penurunan paling signifikan dalam sejarah prestasi olahraga di Indonesia dan ini prestasi terburuk dibanding negara-negara di Asia Tenggara.

"Lebih miris dan fatal lagi, satu bulan menjelang keberangkatan atlet ke SEA Games di Malaysia, semua pemangku kepentingan baik dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sampai pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak mempunyai target yang ingin dicapai pada SEA Games 2017 ini," jelas Evick (Minggu, 27/8).


Pemerintah dan pemangku jabatan lainnya berdalih, tidak adanya target khusus di SEA Games karena Indonesia sedang mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

"Sebetulnya, itu bukan alasan, mengingat prestasi di SEA Games bisa menjadi tolak ukur dari kekuatan Olahraga Indonesia di kancah Asia tahun 2018," tegasnya.

Padahal, jika melihat dari sejarahnya, selama keikutsertaannya di ajang SEA Games, Republik Indonesia menjadi juara umum sebanyak 10 kali. Jelas itu sebuah prestasi yang membanggakan.

Evick menegaskan dengan kemuduran paling signifikan prestasi olahraga Indonesia saat ini, maka sepantasnya Kemenpora Imam Nahrawi bertanggung jawab penuh atas kemunduran ini bila perlu mundur dari jabatannya.

"Seyogyanya pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo segera mengevaluasi dengan tegas kinerja pembantunya di Kemenpora," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya