Berita

Paspor Kanada/Net

Dunia

Gender Tak Lagi Terbatas Pada Pria Dan Wanita Di Paspor Kanada

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 | 21:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Konsep gender tidak lagi terbatas pada pria dan wanita. Setidaknya itu yang diterapkan oleh Kanada.

Kanada akan mulai menawarkan opsi gender ketiga pada paspor negara dan dokumen imigrasi pada akhir bulan ini.

Menteri Imigrasi Kanada, Ahmed Hussen mengumumkan bahwa sebutan gender baru 'X' akan mulai berlaku mulai 31 Agustus.


"Dengan memperkenalkan sebutan gender 'X' dalam dokumen yang dikeluarkan oleh pemerintah, kami mengambil langkah penting untuk meningkatkan persamaan bagi semua orang Kanada terlepas dari identitas atau ekspresi gender," kata Hussen dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Russia Today akhir pekan ini.

migrasi, Pengungsi dan Kewarganegaraan Kanada (IRCC) akan menjadi yang pertama yang memperkenalkan langkah sementara yang akan memungkinkan pemegang paspor menambahkan 'X.' Solusi ini akan berlaku sampai IRCC dapat mencetak dokumen dengan sebutan baru.

"'X' akan mempermudah orang-orang yang tidak mengidentifikasi wanita ('F') atau laki-laki ('M') untuk mendapatkan paspor dan dokumen pemerintah lainnya yang lebih mencerminkan identitas gender mereka," sambung pernyataan tersebut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya