Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
SOSMED dipenuhi buzzer bayaran. Kerjaanya pelintir berita, distorsi fakta, bikin opini, framing, bunuh karakter, fitnah, sebar hoax dan meim. Gerakan mereka sesuai pesanan.
Masif, terus-terusan, konstan, brutal, mereka sebar pesan politik. Portal abal-abal berfungsi sebagai triger. Dishare second layer technical buzzer dengan puluhan ribu akun palsu. Targetnya: Android Users. Dari tukang ojek, emak-emak asbun, staf embassy sampe eksekutif muda berbakat (korupsi).
Their pattern sudah lama diketahui. Ryan Holiday mengakui itu dalam bukunya "Trust me I am lying, The confession of a media manipulator". Manipulasi media-sosial ini masi marak di Indonesia.
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14
Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46
Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28
Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02
Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56
Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24
Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14
Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36
Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36
Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02