Berita

Diaz/net

Nusantara

Stafsus Presiden: Tidak Ada Salahnya Pertukaran Budaya Dengan Tiongkok

MINGGU, 20 AGUSTUS 2017 | 01:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertukaran budaya Tiongkok-Indonesia yang dilakukan secara business-to-business oleh Maze Market dan Zigong Lantern Group pada acara Indonesia Lantern Festival 2017 menuai apresiasi dari pihak Istana Negara.

Staf Khusus Presiden RI, Diaz Hendropriyono‎ menilai bahwa pertukaran budaya tersebut dapat membantu meningkatkan hubungan antara kedua negara, seperti yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo.

Dijelaskan Diaz bahwa ‎hubungan dagang Indonesia-Tiongkok sudah terjadi sejak lama, paling tidak pada abad ke-15 pedagang muslim Tiongkok telah mennginjakkan kaki di Jawa Tengah dan di Palembang.


Budaya lampion yang dimulai saat Dinasti Han Timur sekitar 2,000 tahunan yang lalu pun juga sudah menjadi tradisi di Indonesia, khususnya di Solo, Semarang, dan Jepara‎.

"Di Solo, lampion digunakan saat selikuran, menyambut malam lailatul qadar. Begitu juga di Semarang, yang sering terlihat pada bulan Ramadhan. Bahkan di beberapa daerah termasuk Jogja, Kudus, dan Klaten terdapat taman lampion," ujar Diaz saat membuka pameran lampion dari Tiongkok yang diselenggarakan di Maze Market, Cikokol, Tangerang, Sabtu (19/8) malam.

Diaz berharap pameran lampion tersebut dapat berkontribusi kepada ekonomi masyarakat secara umum, dan secara khusus dapat menggairahkan industri lampion lokal seperti yang ada di Jawa Tengah.

Secara filosofis, ia menjelaskan bahwa pada dasarnya lampion adalah sinar. Sehingga diharapkan pameran ini dapat memberikan cahaya baru untuk bangsa Indonesia setelah 72 tahun merdeka, agar bangsa bisa meningkatkan toleransi antar sesama.

"Tidak ada salahnya dengan pertukaran budaya, termasuk dengan Tiongkok, selama hal tersebut tidak bertentangan dengan Pancasila," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Maze Market Rudi Salim dan Direktur Zigong Lantern Group Huang Dechun berterima kasih kepada semua pihak termasuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang telah membantu terselenggaranya pameran tersebut.

Acara grand opening Indonesia Lantern Festival juga dihadiri oleh artis ibukota seperti Rafi Ahmad, Jessica Iskandar, dan Mpok Atiek. Adapun pameran lantern tersebut akan berlanjut hingga Desember 2017‎ nanti.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya