Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pekerja Bantuan Di Sudan Selatan Semakin Tak Aman

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 23:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

PBB mengkhawatirkan serangan terhadap pekerja bantuan yang meningkat di Sudan Selatan.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh koordinator kemanusiaan PBB di Sudan Selatan, Serge Tissot mengatakan bahwa serangan tersebut juga membuat jutaan orang Sudan Selatan dalam bahaya di tengah perang saudara di negara tersebut.

Bukan hanya itu, dikabarkan Press TV, jutaan orang warga Sudan juga menghadapi bencana kelaparan yang parah.


Negara termuda di dunia telah menjadi salah satu tempat paling berbahaya bagi pekerja bantuan untuk beroperasi. Setidaknya 82 pekerja bantuan PBB telah terbunuh sejak 2013, termasuk 15 tahun ini. Banyak di antaranya adalah pekerja lokal.

PBB mengatakan serangan termasuk penjarahan gudang dan truk dan hilangnya ton bantuan pangan.

Badan dunia telah berulang kali meminta pemerintah Sudan Selatan untuk lebih melindungi pekerja bantuan dan membiarkan mereka melakukan pekerjaan mereka tanpa batasan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya