Berita

Ilustrasi imigran/Net

Dunia

Pasca Serangan Barcelona, Menlu Polandia: Kita Berhadapan Dengan Benturan Peradaban

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 21:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasca serangan di Barcelona dan Cambrils, Menteri Dalam Negeri Polandia Mariusz Blaszczak mengatakan bahwa Eropa harus berbenah dan terbangun dengan benturan perdaban.

Ia menyebut bahwa saat ini telah banyak terbentuk kantung-kantung teroris. Ia mengklaim bahwa Polandia aman dari serangan sejauh ini karena mencegah kemunculan kantung-kantung tersebut di negaranya.

"Kita berhadapan dengan benturan peradaban," kata Blaszczak seperti dikabarkan Russia Today akhir pekan ini.


Blaszczak mengatakan bahwa dia meminta dinas keamanan negaranya untuk melakukan apa yang mereka lakukan untuk mencegah kejadian serupa.

Blaszczak juga mengecam skema pemindahan pengungsi di Uni Eropa yang menurutnya mendorong jutaan orang untuk datang ke Eropa dan menimbulkan konsekuensi tragis.

Politisi tersebut menyuarakan sikap anti-imigrannya awal tahun. Warsawa telah dengan keras menentang migran yang menetap di bawah sebuah skema yang direkomendasikan oleh Brussels dan disetujui oleh mayoritas negara Eropa. Polandia, bersama Hungaria, Republik Ceko, Rumania, dan Slovakia menolak dengan tegas apa yang disebut kuota pengungsi. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya