Berita

Foto/Net

Bisnis

Kemenkeu Beri Sinyal Akan Kerek Lagi Cukai Tembakau

SABTU, 19 AGUSTUS 2017 | 08:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tuntutan pelaku industri tembakau agar pemerintah tidak menaikkan cukai tampaknya bakal kandas. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan sinyal akan kembali mengereknya tahun depan.

 Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Heru Pambudi memastikan rencana menaikkan cukai tembakau sudah dilakukan melalui kajian yang matang dengan mempertimbangkan asumsi inflasi dan pertumbuhan ekonomi tahun depan. Menurut­nya, kenaikan cukai tidak perlu dipersoalkan. Karena kenaikan hal yang biasa dilakukan setiap tahun.

"Ini kan biasa saja, memang secara reguler ada penyesuaian tarif setiap tahun," tegas Heru di Jakarta, kemarin.


Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Suahasil Nazara menegaskan, pihaknya akan hati-hati sebelum mengam­bil keputusan. Menurut Suaha­sil, pihaknya akan menggelar diskusi dahulu dengan para stakeholder membahas rencana kenaikan cukai.

"Kita pastikan akan mengkaji dan melihat dulu kondisi indus­tri. Kita akan tingkatkan tarif dengan pas," ungkapnya.

Untuk diketahui, penerimaan bea dan cukai dalam Rancangan Anggaran Dan Pendapatan Be­lanja Negara (RAPBN) 2018 dipatok Rp 194,1 triliun, naik Rp 5 triliun atau 2,6 persen dari RAPBN Perubahan di 2017. Khusus target setoran dari cukai sebesar Rp 155,4 triliun.

Rinciannya, berasal dari cukai hasil tembakau Rp 148,2 triliun, cukai etil alkohol Rp 170 miliar, cukai minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebesar Rp 6,5 triliun, dan pendapatan cukai lainnya yang diharapkan berasal dari cukai kantong plastik sebe­sar Rp 500 miliar.

Selain menggenjot tarif cu­kai tembakau, Suahasil ingin memungut cukai plastik. Dia berharap, pemerintah dan DPR kembali membahasnya. Karena, kebijakan pungutan cukai plas­tik diproyeksi menyumbang ke penerimaan sebesar Rp 1,6 triliun pada tahun ini jika diterapkan. Namun sayangnya, hingga saat ini, cukai plastik belum diterapkan.

"Kita akan konsultasi lagi dengan DPR di masa sidang berikutnya. Semoga tetap jadi dilaksanakan tahun ini," harap­nya.

Sebelumnya, pengusaha industri rokok menuntut pemerintah tidak lagi menaikkan cukai rokok. Sebab, kenai­kan cukai selama tiga tahun berturut-turut telah membuat kinerja industri rokok rontok.

Mereka memproyeksi, jika pemerintah memaksakan me­naikkan kembali cukai rokok, alih-alih bisa menaikkan pen­erimaan negara, penerimaan dari cukai justru menurun.

Selain pengusaha rokok, pelaku industri makanan dan minuman (mamin) juga mem­protes rencana pengenaan cukai plastik. Alasannya pun sama, permintaan terhadap produk mamin sedang lesu. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya