Berita

Pertemuan Kepala Staf Gabungan Gabungan AS Jenderal Joseph Dunford dalam pertemuan dengan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Diri Jepang, Laksamana Katsutoshi Kawano di Tokyp/Reuters

Dunia

Jenderal Top AS: Menyerang Jepang Sama Dengan Menyerang AS

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 16:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perwira tinggi Amerika Serikat memberikan komitmen ketat untuk keamanan sekutu dekat di Asia, yakni Jepang di tengah ketengan regional terkait Korea Utara.

Hal itu disapaikan Kepala Staf Gabungan Gabungan AS Jenderal Joseph Dunford dalam pertemuan dengan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Diri Jepang, Laksamana Katsutoshi Kawano di Tokyo (Jumat, 18/8).

Pertemuan itu dilakukan selang sehari setelah Menteri Pertahanan Dan Menteri Luar Negeri Jepang Serta Amerika Serikat bertemu di Washington untuk menegaskan komitmen untuk bekerja lebih dekat dengan Korea Utara.


"Hal terpenting (dari pertemuan para menteri) adalah menegaskan kembali keunggulan hubungan bilateral kami di Asia Pasifik," kata Dunford.

"Ini adalah saat yang sangat penting untuk keamanan di wilayah ini dan tentu saja kita kebanyakan fokus pada ancaman yang keluar dari Korea Utara," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Ia menggarisbawahi bahwa serangan kepada satu pihak sama dengan serangan kepada pihak lainnya.

"Saya pikir kita telah menjelaskan kepada Korea Utara dan siapa pun di wilayah ini bahwa serangan terhadap satu adalah serangan terhadap kita berdua," tegasnya.

Ketakutan akan program rudal dan nuklir Korea Utara telah berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Pyongyang mengatakan sedang mempertimbangkan rencana untuk menembakkan rudal ke arah Jepang menuju Guam, wilayah milik Amerika Serikat di Pasifik. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya