Berita

Polisi Spanyol berjaga/Reuters

Dunia

Sabuk Peledak Di Tubuh Pelaku Serangan Cambrils Ternyata Palsu

JUMAT, 18 AGUSTUS 2017 | 14:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sabuk peledak yang dikenakan oleh para  pelaku penyerangan dan berhasil dibunuh oleh polisi Spanyol di  Cambrils ternyata palsu.

Begitu penegasan dari kepala wilayah Spanyol Carles Puigdemont seperti dikabarkan Reuters (Jumat, 18/8).

Puigdemont mengatakan bahwa para ahli bom kini telah mengkonfirmasi bahwa sabuk peledak itu tidak berfungsi.


Pembunuhan pelaku serangan itu dilakukan setelah polisi berupaya menggagalkan rencana serangan di Cambrils Kamis malam kemarin (17/8). Dalam operasi menghalau serangan itu, polisi Spanyol telah membunuh lima orang pelaku yang siap melakukan serangan.

Di tubuh para pelaku tersebut ditemukan sabuk peledak. Namun setelah diteliti lebih lanjut, sabuk peledak itu palsu dan tidak berfungsi.

Operasi menghalau serangan tersebut dilakukan setelah beberapa jam sebelumnya terjadi serangan mobil yang menabrak kerumunan pejalan kaki di Barcelona.

Pelaku yang merupakan sopir mobil tersebut berhasil melarikan diri dan meninggalkan 13 korban tewas serta puluhan korban luka. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya