Dubes Wahid Pimpin Upacara/Net
Negara Indonesia dibangun bukan berdasar etnisitas, agama dan golongan, serta paham mayoritas-minoritas, melainkan berdasar kebersamaan dalam kebhinekaan.
Begitu kata Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72 di KBRI Moskow, Kamis (17/8).
"Saya mengajak seluruh WNI di Rusia untuk bersama-sama dengan KBRI Moskow bersinergi membangun dan merawat NKRI yang kita cintai ini," ujar Wahid.
Dalam kesempatan itu, Wahid juga meminta dukungan elemen masyarakat Indonesia di Rusia untuk bekerja sama dalam menyukseskan pelaksanaan program KBRI Moskow. Selain itu, Wahid juga menyampaikan komitmen KBRI Moskow untuk senantiasa melindungi dan mengayomi seluruh masyarakat Indonesia di Rusia.
Menurutnya, kekompakan, kesinergian, dan kerjasama diperlukan sesuai dengan tema peringatan HUT RI ke-72, "Indonesia Kerja Bersama".
Salah satu upaya yang dilakukan KBRI Moskow untuk lebih mempererat hubungan dengan Rusia adalah melalui penyelenggaraan Festival Indonesia di Moskow yang berlangsung tanggal 4 hingga 6 Agustus 2017 lalu. Festival ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia.
“Dengan kekompakan, dan kerja sama yang baik, kita dapat melaksanakan Festival tersebut sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal," ujar Dubes Wahid.
Peringatan HUT RI ke-72 dan rangkaiannya di KBRI Moskow dihadiri sekitar 300 orang. Mereka bukan hanya warga Indonesia yang bermukim di Rusia, staf KBRI Moskow, mahasiswa dan tenaga kerja Indonesia di Rusia, tetapi juga warga Indonesia yang tengah berkunjung ke Rusia dan warga Rusia sahabat Indonesia.
Peringatan HUT RI disemarakan oleh panggung gembira masyarakat Indonesia di Rusia, seperti tarian anak-anak Sekolah Indonesia Moskow, penampilan band Koes-Mos (Koes Plus dari Moskow) dengan vokalis Dubes Wahid dan Minister Counselor Ekonomi Kiki Kusprabowo, permainan gamelan dan kolaborasi musik modern, serta lomba karaoke warga negara Rusia menyanyikan lagu-lagu Indonesia.
[ian]