Berita

Nusantara

Di Hari Kemerdekaan, 77 Anggota OPM Nyatakan Ikrar Setia NKRI

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 23:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 77 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) bersama 300 simpatisan menyatakan Ikrar Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-72 di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Kamis (17/8). Selain itu, mereka juga menyerahkan sebanyak 30 pucuk senjata api kepada TNI.

77 anggota OPM ini terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok pimpinan Kris Nussy Sineri alias Coromis dan kelompok almarhum Maikel Marani.

Dalam upacara penerimaan kemarin, Kris Nussi secara langsung memimpin anak buahnya membacakan Ikrar kesetiaan di hadapan Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar.


Usai membacakan ikrar, Kris tampak menyerahkan secara simbolik sebuah bendera bintang kejora dan dua pistol organik miliknya kepada Danrem 173/PVP, Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa.

Sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Dandrem Nyoman beserta muspida kabupaten Kepulauan Yapen langsung memakaian kaos merah putih, ikat kepala merah putih dan bendera merah putih kepada 77 orang OPM tersebut.

Kedua kelompok tersebut terdiri dari 42 anggota kelompok TPN-OPM wilayah Yapen Timur pimpinan Korinus Sireri alias Kris Nussy yang turun dengan senjata 18 pucuk. 2 pucuk standart jenis pistol Glock 27 buatan Austria dan Revolver, dan 16 pucuk senjata rakitan .

Kelompok kedua terdiri dari 35 anggota kelompok TPN-OPM wilayah Yapen Utara pimpinan Alm. Mikel Marani dengan 12 pucuk senjata rakitan. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya