Berita

Nusantara

Nusantara TV Bantu Pemerintah Membangun Dari Pinggiran

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 19:28 WIB | LAPORAN:

Media massa berperan penting dalam memberikan informasi yang dapat menggerakkan potensi masyarakat menuju era kemakmuran. Terlebih, kehadiran teknologi televisi digital membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses informasi.

Komisaris Utama Nusantara TV Nurdin Tampubolon menjelaskan, teknologi memberi kemudahan dalam mengakses informasi, tidak hanya bagi masyarakat di perkotaan namun juga di pedesaan. Bahkan di daerah pelosok dan perbatasan.

"Ini semangat kita yang sama dengan pemerintah untuk membangun dari pinggiran. Melalui media televisi yang tidak hanya dapat menghibur, namun juga mengedukasi dan memberikan informasi terkini dari seluruh Nusantara," jelasnya usai ground breaking pembangunan NT Tower, di Jakarta (Kamis, 17/8).


Nurdin menyadari, media massa turut memiliki peran dalam membawa masyarakat berbagai generasi menuju kemakmuran. Karena perkembangan teknologi maka televisi digital sekarang menjadi sebuah keniscayaan melalui program-program yang disajikan akan mempengaruhi sikap, persepsi, perasaan serta perilaku penonton.

Menurutnya, Nusantara TV atau yang disingkat NTV adalah sebuah alternatif tontonan baru yang tidak hanya informatif, edukatif, namun juga menghibur.

"Sebanyak 60 sampai 70 persennya akan berisi tayangan hiburan," kata Nurdin.

Kehadiran NTV juga akan turut berpartisipasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain akan membuka ribuan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.  

"Kami akan berkontribusi dalam pembangunan, memberi kesempatan lapangan kerja baru bagi masyarakat," ujar Nurdin.

Melalui tayangan berbasis digital, NTV bertekad untuk mendukung penuh visi misi pemerintah yang tercantum dalam Nawacita. Yakni turut membangun Indonesia dari pinggiran.  

"Akan berisi juga acara-acara news, program edukatif tentang pengetahuan dan teknologi yang dapat dinikmati masyarakat di pelosok hingga daerah perbatasan. Intinya membuka akses informasi bagi masyarakat yang ada di daerah 3T," demikian Nurdin. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya