Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Peringatan HUT RI Ke-72 Momentum Tepat Perbaiki Kualitas Bangsa

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 16:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 hari ini merupakan momentum untuk mawas diri serta memperbaiki kualitas bangsa.

Pasalnya, Hari Kemerdekaan masih dibayangi dengan keprihatinan terkait masalah pembangunan manusia seperti yang disoroti badan dunia UNDP.

Selain itu juga kualitas manusia Indonesia yang masih memprihatinkan, tergambar dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di mana Indonesia masuk dalam kategori pembangunan manusia menengah, dan peringkat 113 dari 188 negara.


"Amat penting pembangunan manusia Indonesia khususnya membentuk SDM terbarukan. Memperbaiki kualitas dan daya saing SDM bangsa adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Perlu terobosan dalam pembangunan manusia agar bisa membuahkan produktivitas yang tinggi serta meningkatnya nilai tambah lokal," kata Bimo Sasongko BSAE, MSEIE, MBA, President Director & CEO Euro Management Indonesia dalam keterangannya kepada redaksi.

"Saatnya kerja yang cerdas dan berkualitas, bukan kerja asal kerja," tambahnya.

Menurutnya, keniscayaan persaingan ekonomi dunia dan masalah krusial kemasyarakatan membutuhkan bermacam inovasi sebagai solusi.

"Kemerdekaan Indonesia pada prinsipnya adalah berkat rahmat Allah, inilah yang menjadi spirit yang hebat untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan keadilan sosial," jelasnya.

Karena itulah, gerakan nasional ayo kerja yang selama ini ditekankan oleh pemerintah sebaiknya dilandasi filosofi “Walk the Talk” untuk menggambarkan bahwa dibalik kepemimpinan terkandung kerja detail dan terukur. Serta adalangkah inovatif yang dilakukan.

Proses inovasi bisa berupa teknologi tepat guna yang berbasis sumber daya lokal. Tetapi juga bisa terkait dengan teknologi tinggi atau hi-tech yang berkembang di luar negeri. Inovasi teknologi teknologi tepat guna sangat penting untuk meningkatkan produktivitas hasil panen masyarakat. Teknologi tepat guna itu sangat bermanfaat karena mampu melipatgandakan produktivitas dan mendongkrak penghasilan masyarakat luas.

"Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada semua pihak agar menyiapkan SDM usia produktif dengan baik. Oleh sebab itu perlu menyiapkan sebanyak mungkin SDM terbarukan. Baik SDM yang menggeluti hi-tech atau teknologi canggih maupun teknologi tepat guna yang sangat dibutuhkan oleh usaha rakyat. Untuk mencetak dua kategori SDM teknologi tersebut dibutuhkan program yang progresif dan luar biasa," tutupnya. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya