Berita

Net

Nusantara

Menjawab Tantangan Dengan Kerja Bersama

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 | 13:59 WIB | LAPORAN:

Kendati telah banyak pencapaian yang diraih Indonesia selama lebih dari tujuh dekade hidup sebagai bangsa merdeka, masih banyak pula tantangan yang dihadapi. Beragam problem itu mulai dari tingkat lokal, regional, nasional maupun global.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Dr. Suparnyo melalui sambutan tertulis Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Mohamad Nasir saat upacara peringatan HUT RI ke-72 (Kamis, 17/8).

"Salah satu tantangan terbesar kita saat ini adalah persoalan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Sebagian besar tenaga kerja di Indonesia memiliki tingkat pendidikan rendah dan terkategori tenaga kerja tidak terlatih atau berkeahlian rendah menengah," ujarnya.


Kondisi tersebut, tidak sekadar menjadi tantangan di tingkat produktivitas ekonomi, namun juga mempengaruhi daya saing di tingkat regional dan global.

"Persaingan dalam era globalisasi sangat ditentukan oleh kualitas SDM," kata Suparnyo.

Untuk menjawab  berbagai tantangan yang ada, Kemenristekdikti menetapkan tujuan strategis 2019 yang akan dicapai. Yaitu meningkatnya relevansi, kuantitas dan kualitas SDM berpendidikan tinggi, serta kemampuan Iptek dan inovasi untuk keunggulan daya saing bangsa.

Kemenristekdikti yakin bahwa dengan kerja bersama, tujuan strategis itu bisa dicapai.

"Mulailah dari diri sendiri, lingkungan sekitar, dan dari institusi kita. Bangun budaya antiplagiasi, budaya  keilmuan yang menghasilkan inovasi dan karya bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat, membangun budaya kampus yang bersih, anti korupsi, anti narkoba, dan bebas dari paham radikalisme, membangun kesantunan, memperteguh jiwa Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila," demikian Suparnyo. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya