Berita

Puspayoga/Humas Kemenkop dan UKM

Puspayoga: Kredit UMi Kurangi Tingkat Kemiskinan

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 16:06 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga mengatakan pembiayaan ultra mikro (UMi) dapat mengurangi tingkat kemiskinan. Sebab, sasaran pembiayaan ini adalah usaha mikro yang selama ini belum terjangkau oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hal itu disampaikan Menkop dalam acara Sinergi Kementerian Mengangkat Ekonomi Rakyat melalui Inklusi Keuangan, di Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (14/8).

Turut hadir Anna Muawanah dari Komisi XI DPR, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Jawa Timur, Wiwin Istanti dan Bupati Bojonegoro, Suyoto.


"Pembiayaan UMi adalah program pemerintah untuk menjangkau rakyat yang tidak dicover oleh program KUR. Saya yakin pembiayaan ini bisa mengurangi tingkat kemiskinan," kata Puspayoga.

Sinergi lintas kementerian merupakan upaya pemerintah untuk mencapai pamerataan ekonomi masyarakat dengan inklusi keuangan, diantaranya dengan pembiayaan ultra mikro.

Program inklusi keuangan ini, tegas Puspayoga merupakan perwujudan tujuan utama  pemerintah meningkatkan pemerataan kesejahteraan dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dnikmati oleh seluruh rakyat.

Dalam acara ini dilaksanakan video conference dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Khofifah Indar Parwangsa, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara dari tempat terpisah.

Pembiayaan UMi pertama kali ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menkop UKM Puspayoga, Menkominfo Rudiantara dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj.

Kredit UMi bersumber dari dana pemerintah atau bersama dengan pemerintah atau dengan pihak lain untuk memberikan fasilitas pembiayaan mikro. plafon kredit UMi pada 2017 mencapai Rp 1,5 triliun dengan maksimum kredit Rp 10 juta.

Penyaluran dilakukan melalui Lembaga Keuangan non Bank, BLU Pengelola Dana atau koperasi.

Wiwin Istanti mengatakan, tingkat inklusi keuangan masih rendah sekitar 39 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 75 persen pada 2019.

"Untuk mencapai target itu, pemerintah melakukan sinergi antar kementerian diantaranya dengan pembiayaan UMi," kata Wiwin.

Dia menjelaskan, koperasi sebagai salah satu penyalur kredit UMi memiliki peran mengangkat kesejahteraan masyarakat. Peran itu diharapkan berkembang dengan pembiayaan murah.

Penerima kredit UMi merupakan orang yang merintis usaha mikro sehingga keluar dari kemiskinan. Menurutnya, ada 44 juta usaha mikro ini yang tidak terjangkau KUR.

Bagi penyalur kredit UMi, wajib memenuhi syarat, antara lain menggunakan online system, menyediakan fasilitas pendanaan untuk ikut serta dalam program UMi, melakukan pendampingan bagi penerima kredit.

Koperasi penyalur kredit UMi di Bojonegoro adalah Koperasi Mitra Dhuafa (Komida). Komida menyalurkan kredit UMi sebesar Rp 25 miliar dengan target debitur 28 ribu anggota.[wid/***]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya