Berita

Johannes Marliem/Net

Hukum

Johannes Marliem Bisa Saja Mati Secara Perdata Agar Lolos Dari Hukum

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 01:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus membentuk tim khusus untuk menyelidiki kebenaran informasi tentang kematian saksi kunci kasis E-KTP Johannes Marliem di Amerika Serikat.

"KPK harus benar-benar memastikan dari segi DNA, terkait mayat yang diduga Johannes Marliem tersebut," tegas aktivis 98 Haris Rusly dalam pesan singkatnya (Minggu, 13/8).

Pasalnya dia menambahkan bisa saja kematian penyedia Automated Finger Print Identification System (AFIS) merek L-1 hanya kematian perdata.


"Jangan-jangan saksi kunci e-KTP hanya mati perdata. Rakayasa kematian perdata adalah agar yang bersangkutan bebas dari jeratan hukum," paparnya.

Jika kematian Johannes Marliem hanya bersifat perdata, kata Haris Rusly melanjutkan, kelak dia akan lahir kembali dalam identitas baru, nama baru dan wajah baru hasil operasi. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya