Berita

Politik

Bantu Masyarakat, PKS Luncurkan Jum'at Berkah

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 02:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman meresmikan program Jum'at Berkah. Program Jum'at Berkah ini akan dilakukan serentak seluruh Rumah Keluarga Indonesia (RKI) di Indonesia dengan menjual sembako gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sohibul Iman menyampaikan, bahwa program Jum'at Berkah merupakan salah satu bentuk khidmat PKS melalui RKI kepada masyarakat Indonesia. Ia juga berharap, program Jum'at Berkah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang dewasa ini semakin terbebani dengan naiknya harga-harga kebutuhan pokok.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan program Jum'at Berkah yang digagas Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS, di sela-sela peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional di Bogor, Jawa Barat, Minggu, (6/8).


"Di tengah negeri yang makmur ini jangan sampai ada anak-anak yang kelaparan dan putus sekolah. Dibutuhkan kesadaran bagi kita semua agar kita memberikan khidmat yang nyata kepada masyarakat," terang Sohibul Iman, dalam keterangan persnya.
 
Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Wirianingsih menjelaskan PKS memberikan perhatian yang besar terhadap masalah ketahanan keluarga.
 
"Keluarga adalah pondasi mendasar dari sebuah negara. Momentum peringatan Hari Keluarga Nasional yang dilaksanakan sekaligus Hari Anak Nasional oleh PKS, berupaya untuk menyadarkan masyarakat bahwa ada korelasi yang kuat antara keluarga dan anak," ujar Wirianingsih.
 
Keseriusan PKS terhadap masalah ketahanan Keluarga dan Perkembangan Anak, terejawantahkan melalui RKI yang dapat menjadi rujukan dan wadah untuk keluarga-keluarga Indonesia dalam mendidik dan menjaga keharmonisan keluarga.
 
PKS juga mengimbau kepada pemerintah untuk lebih serius memperhatikan ketahanan keluarga. Karena, diperlukan kerjasama yang serius dari seluruh elemen terutama pemerintah selaku pembuatan kebijakan.
 
"BPKK PKS mengusulkan pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang pro-pembangunan keluarga, sehingga jajaran pemerintah dan stake holder dapat melakukan pembinaan keluarga dan anak," terang Wiwi.  [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya