Berita

Konsep T Mall/Net

Global

Alibaba Bersiap Buka Penjualan Mobil Online

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 14:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pesatnya pertumbuhan e-commerce membuat segala keperluan manusia bisa dengan mudah didapatkan, tak terkecuali mobil.

Setidaknya hal itulah yang diyakini oleh raksasa e-commerce China, Alibaba.

Grup perusahaan tersebut saat ini tengah mempersiapkan pembalian mobil secara online dengan konsep mesin penjual otomatis atau vending machine.


"Era belanja mobil online sudah sampai," kata Yu Wei, general manager divisi otomotif Tmall, perusahaan yang menjalankan ide tersebut seperti dimuat Russia Today.

Menurutnya, konsumen akan menjelajah mobil-mobil yang tersimpan dalam struktur mirip garasi besar-besaran di smartphone mereka, melakukan pembelian mereka, dan kemudian mobil-mobil itu akan segera dikirimkan.

"Ini akan membuat membeli mobil semudah membeli sekaleng soda," tambah Yu Wei.

Konsep yang disebut dengan "model ritel otomotif baru" yang diperkenalkan oleh Alibaba pada bulan Juni akan memungkinkan pembeli dengan menggunakan ponsel mereka dan dengan dengan nilai kredit yang baik untuk membeli mobil mewah hanya dalam waktu lima menit.

Siapapun yang memiliki lebih dari 750 poin pada Sesame, sistem penilaian kredit untuk konsumen, dapat memilih model secara online, membayar biaya awal sepuluh persen dan mengambil mobil baru.

Setelah itu, mereka hanya perlu melakukan pembayaran bulanan melalui Alipay hingga lunas.

Menurut Alibaba, untuk membeli mobil dengan harga 22.200 dolar AS, konsumen akan membayar biaya awal sebesar 2.220 dolar AS atau 10 persen dari harga total untuk mendapatkan kendaraan tersebut, dan kemudian membayar cicilan.

Sekitar 1.500, atau lima persen, dari 30.000 mobil yang terjual di Tmall dalam tiga hari pertama peluncuran model pembayaran baru dibeli oleh konsumen yang menggunakan sistem tersebut.

Konsumen China telah menunjukkan kemauan untuk membeli mobil mewah secara online, dengan 100 kendaraan terjual dalam 18 detik saat penjualan flash di Tmall. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya