Berita

Bersama Walikota Seoul

Politik

Anies Baswedan Kunjungi Tokyo Dan Seoul

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 20:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan mengunjungi dua kota besar di Asia, Tokyo dan Seoul.

Juru Bicara Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak mengatakan, Anies berangkat ke Tokyo dan Seoul sengaja untuk menghadiri undangan dari pemimpin dua kota tersebut.

Kedatangan sekaligus melihat pendekatan, ilmu dan teknologi yang ada untuk bisa dimanfaatkan sebagai solusi di Jakarta. Apalagi, kedua ibu kota itu adalah sister city Jakarta.


Anies bertemu dengan Gubernur Tokyo Yuriko Koike dan Wali Kota Seoul Won-Soon Park.

"Pak Anies berdiskusi banyak dengan keduanya," ujar Naufal, Rabu (2/8), seperti dilansir RMOLJakarta.

Naufal menyebut, saat pertemuan dengan Gubernur Koike, Anies berbicara banyak hal. Jakarta dan Tokyo sudah menjalin kerja sama sejak 1989. Keduanya berkomitmen untuk memperdalam dan memajukan lagi hubungan antara Jakarta dan Tokyo.

Koike sendiri sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pertahanan Jepang lalu berhenti dan kemudian terpilih menjadi Gubernur Tokyo. Dia juga adalah perempuan pertama sebagai Gubernur Tokyo.

Apalagi, lanjut Naufal, Anies menilai banyak yang bisa dipelajari dari pengalaman Tokyo dalam mengatasi masalah-masalah perkotaan. Pertemuan dengan Gubernur Koike juga menjadi pembuka rangkaian untuk mempererat kolaborasi dengan berbagai pihak di Jepang,” terangnya.

Saat di Tokyo, Anies juga mengunjungi Ariake Water Reclamation Center. Itu adalah pusat pengolahan air bagi warga Tokyo. Hal itu menunjukkan bahwa Pemerintah Tokyo sangat serius untuk memastikan ketersediaan air bagi seluruh warganya.

"Semangat untuk menyediakan air bersih untuk warga ini yang mau diteladani oleh Pak Anies," ujar Naufal.

Kemudian, tambah Naufal, Anies juga bertemu dengan Wali Kota Seoul Won-soon Park. Keduanya memang pernah bertemu beberapa waktu lalu di Jakarta. Anies pun membalas kunjungan tersebut ke ibu kota Korea tersebut.

Naufal menyebut, banyak hal yang bisa diambil dari pengalaman Wali Kota Park untuk menata kotanya. Park yang pernah mendapatkan Magsaysay Award tersebut memiliki paradigma menata kota dengan partisipatif dari seluruh warganya.

"Ini yang mau dilakukan pak Anies, bahwa menata kota tidak dengan meminggirkan suara warga, namun justru mengutamakannya," pungkasnya.[zul]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya