Berita

Foto/Net

Zulkifli Hasan: Anak-anak Desa Harus Berani Bercita-cita Besar

RABU, 02 AGUSTUS 2017 | 14:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan pendidikan adalah jalan keluar dari lingkaran kemiskinan. Itulah kenapa Zulkifli memotivasi anak-anak desa untuk sekolah.

"Kemiskinan bukan alasan putus asa. Walaupun susah, anak harus tetap sekolah. Justru pemimpin besar ditempa dari kerja keras keluar dari lingkaran kemiskinan," kata dia saat mengunjungi konstituen dan pembagian sembako di Desa Bandarejo dan Desa Margakaya, Lampung Selatan, Rabu (2/8).

Acara tersebut dihadiri lebih 2.000 warga dan siswa SD serta SMP. Hadir pula Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan dan jajaran SKPD se Lamsel.


Zulkifli mengajak anak-anak desa Lampung Selatan untuk berani punya cita-cita besar. Era reformasi, lanjut dia, membuka peluang bagi siapapun untuk jadi apapun.

"Anak desa bisa jadi apa saja, jadi Presiden, jadi menteri, jadi ketua MPR. Pertanyannya, mau kerja keras? Mau sungguh-sungguh? Siap pantang menyerah?" ungkapnya.

Kepada para siswa, Zulkifli menceritakan masa kecilnya di Lampung Selatan yang sekolah tanpa alas kaki dan jalan hampir 5 kilo meter dari rumah ke sekolah.

"Kalau yang nggak pakai sepatu dan dulu serba kekurangan bisa jadi Menteri Kehutanan, bisa jadi Ketua MPR, saya yakin adik-adik disini bisa jauh lebih baik," ujarnya.

"Optimislah menatap masa depan. Selama matahari masih bersinar, selama itu juga harapan selalu ada," tutup Zulkifli menambahkan.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan juga memberikan bantuan hand tractor dari Kementerian Pertanian pada Kelompok Tani di Lampung Selatan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya