Berita

Foto: Istimewa

Politik

Garda NKRI Komit Kawal Pemerintah Tangkal Radikalisme

SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 19:47 WIB | LAPORAN:

Perwakilan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Garda NKRI bertemu dengan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Eko Sulistyo di Kantor Kepresidenan Jakarta, Selasa (1/8).

Dalam pertemuan tersebut, Garda NKRI menyampaikan beberapa poin rekomendasi hasil Jambore Nasional Mahasiswa yang diinisiasi Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) di Cipayung Bogor Jawa Barat, baru-baru ini.

Salah satunya rekomendasi itu adalah mendukung upaya pemerintah menjaga ideologi Pancasila, kebhinnekaan dan mendukung pemberantasan paham radikalisme di negara kesatuan Republik Indonesia.


"Empat poin ini menjadi isu penting yang sudah disepakati bersama di Jambore Nasional Garda NKRI di Cipayung Bogor. Salah satunya adalah pentingnya menjaga dan mengamalkan Pancasila di tengah kondisi bangsa yang belakangan ini masih saja berkutat pada isu perbedaan maupun keberagaman," ujar salah satu inisiator Garda NKRI, Haris Pertama.

Selain Haris, korwil Garda NKRI lainnya juga ikut menghadiri saat bertemu langsung dengan KSP. Mereka adalah perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia Fino Mongkau (Sulawesi), Firman Firdhousi (Jawa tengah dan Yogyakarta), Ach. Mawardi Azkiya (Jawa Timur / Ketua panitia Jambore), Abdussalam Hehanusa (Maluku), Aris Nurhuda (Kalimantan Timur), Joko Apriyanto, Michael Djamal, Kosim Rahman, Robby Darwis, Husnan Muhammad, Muzamil dan Ade Adriansyah Utama.

Terlepas dari itu, Garda NKRI mengapresiasi sikap pemerintah yang sudah menerbitkan Perppu ormas untuk membubarkan ormas anti Pancasila. Haris bilang, para mahasiswa siap menjadi garda terdepan untuk mensosialisasikan dalam pencegahan paham radikalisme dan anti Pancasila terutama yang masuk kampus.

"Tujuannya jangan sampai paham itu menular pada para mahasiswa. Yang sudah dibubarkan akan kita rangkul dan lakukan pembinaan agar tidak berkhianat pada Pancasila dan NKRI itu sendiri," jelasnya.

Dia juga mengusulkan agar tempat pendidikan seperti Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta bisa membekali para mahasiswanya dengan berbagai kegiatan seperti bela negara dan wawasan kebangsaan.

"Kita berharap bersama agar Indonesia bisa bebas dari paham radikalisme dan selalu menjaga serta merawat nilai kebhinnekaan. Kami menolak aliran maupun kelompok atau ormas yang merongrong NKRI dan pemerintahan yang sah," jelasnya.

Haris menambahkan dalam waktu dekat Garda NKRI akan mendeklarasikan di 22 Provinsi di Indonesia.

Sementara itu, Deputi IV Eko Sulistyo mengapresiasi pembentukan Garda NKRI ini. Dia berharap ke depan bisa menjadi barisan terdepan untuk melawan setiap bentuk radikalisme di negara Indonesia. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya