Berita

Prabowo Subianto dan Arief Poyuono/Net

Politik

Permintaan Maaf Arief Poyuono Langsung Diprotes Relawan Jokowi

SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 19:34 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, meminta maaf atas pernyataannya yang menyebut Presiden Joko Widodo dan PDI Perjuangan membohongi rakyat sehingga wajar jika disamakan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). (Baca: Resmi, Arief Poyuono Minta Maaf Ke Megawati Dan Seluruh Kader PDIP)

Bagi Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Depok, Rhuqby Adeana, permintaan maaf lewat pernyataan tertulis itu tidak cukup untuk menebus kesalahannya.

Arief, kata dia lagi, harus menggelar konferensi pers dan mengakui kesalahannya.


"Dia harus melakukan permintaan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan seluruh kader PDIP. Juga Presiden Jokowi," kata Rhuqby dalam perbincangan dengan redaksi, Selasa malam (1/8).

"Kalau hanya tulisan saya rasa itu tidak cukup."

Rhuqby menegaskan, pernyataan Arief sangat provokatif. Arief lupa bahwa sejak awal PDIP sudah konsisten bekerja untuk rakyat.

"Ingat bahwa PDIP itu sangat berbeda dengan PKI. PDIP selalu mengedepankan rakyat seperti slogan yang selama ini dipakai, yakni partai wong cilik," demikian Rhuqby yang juga Relawan Jokowi dari Pemuda Indonesia Hebat ini. [sam] 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya