Berita

Busyro Muqoddas

Politik

Mantan Ketua KPK: Langkah SBY Cepat, Efektif, Sedangkan Jokowi Lamban

SELASA, 01 AGUSTUS 2017 | 16:50 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo dinilai lamban dalam merespons kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK Novel Baswedan pada 11 April 2017 lalu.

Seharusnya Jokowi bisa mencontoh langkah Presiden ke-5 Susilo Bambang Yudhoyono yang ketika itu membentuk Tim Independen saat kasus Cicak vs Buaya mencuat.

"Itu langkah Pak SBY yang waktu itu efektif, cepat. Lah ini ndak. Berarti sudah terlambat. Sekarang apakah efektif? Efektif atau enggak tergantung kepolisian, bukan KPK," ucap mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas usai menghadiri peresmian Sekolah Anti Korupsi ICW di Balai Kartini, Selasa (1/8).


Menanggapi sikap Presiden Jokowi yang memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian kemarin, Busyro menilai pertemuan itu memiliki makna sendiri.

Meski dinilai terlambat, Busyro menyarankan agar Jokowi segera bentuk Tim Independen di luar Polri untuk mengungkap kasus kekerasan yang dialami Novel Baswedan.

"Iya di luar Polri. Mau enggak Presiden? Kalau memenuhi nawacitanya meskinya segera dibentuk. Apa ruginya?" tandasnya. [zul]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya