Berita

Pertemuan SBY dan Prabowo (Kamis, 27/7)/net

Politik

Prabowo Mau Undang SBY Ke Hambalang

SENIN, 31 JULI 2017 | 15:38 WIB | LAPORAN:

Kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, ke rumah Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Kamis pekan lalu, akan mendapat balasan.

Dalam waktu dekat, Gerindra akan mengundang SBY bertamu ke kediaman Prabowo Subianto, di Hambalang, Jawa Barat.

"Kami akan undang Pak SBY ke Hambalang," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (31/7).


Tidak hanya itu, Gerindra dalam waktu dekat merencanakan pertemuan dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, atau Presiden PKS, Sohibul Iman.

"Dalam waktu dekat akan diatur," ucap Fadli.

Menurut dia, pertemuan Prabowo dan SBY di Cikeas minggu lalu hanya berisi pembahasan isu-isu terkini. Salah satunya adalah UU Penyelenggaraan Pemilihan Umum (UU Pemilu) yang baru saja disahkan DPR RI.

"UU Pemilu, Pak SBY dan Pak Prabowo sama sikapnya, bahwa ini sudah menjadi satu masalah di luar akal sehat," jelas Fadli.

Dia tegaskan, ambang batas (threshold) yang sudah dipakai dalam pemilu 2014 tidak bisa dipakai lagi karena Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif tahun 2019 akan berlangsung serentak.

Tak hanya berbincang soal threshold, SBY dan Prabowo juga berbicara soal potensi kerjasama yang akan mereka jalin ke depan.

"Perlu ada kerjasama antara Gerindra dengan Demokrat," beber Fadli.

Gerindra juga akan mengajak partai lain, misalnya PKS dan PAN, untuk bekerjasama. Karena itu, komunikasi politik aka dijalin secara intensif.

"Jadi, istilah kami kerjasama, tidak membentuk suatu koalisi. Koalisi belum tentu efektif, apalagi koalisi kadang-kadang fluid (cair) . Dalam koalisi ini begitu mudah berpindah pada koalisi lain atau posisinya berubah. Lebih bagus kerja sama strategis atau taktis," terang Fadli. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya