Berita

Politik

AHY: Tidak Perlu Dibentur-benturkan Pancasila Dengan Islam

SABTU, 29 JULI 2017 | 21:37 WIB | LAPORAN:

Direktur Eksekutif Yudhoyono Institut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan orasi budaya dalam ajang Malam Budaya Manusia Bintang 2017 yang diselenggarakan Kantor Berita politik RMOL, Sabtu malam (29/7).

Salah satu topik yang disorotnya mengenai ujian demokrasi yang dihadapi Indonesia belakangan ini. Menurutnya, ujian demokrasi dan kebangsaan harus ditanggapi secara serius. Pasalnya, hanya karena sebuah pilkada, seolah-olah bangsa Indonesia terbelah dan terbagi ke dalam dua kutub yang saling berhadap-hadapan. Kutub yang satu pro kepada Bhinneka Tunggal Ika, di sisi lain pro terhadap Islam.

Agus menilai, dengan memasang spanduk slogan 'Aku Pancasila, Aku Merah Putih, Aku NKRI atau Aku Bhinneka', kemudian seseorang atau kelompok tertentu dianggap pro bhinneka dan dianggap tidak Islami. Sebaliknya, orang atau kelompok dicap anti Pancasila serta anti kebhinnekaan karena turun ke jalan untuk mencari keadilan di negaranya sendiri.


"Seharusnya tidak perlu dibentur-benturkan antara Pancasila dengan Islam. Saya meyakini Islam ataupun agama-agama lain di Indonesia. Kompatibel dengan Pancasila, kompatibel dengan demokrasi," jelasnya di Hotel Aryaduta, Jakarta.

Lebih lanjut, Agus mengakui jika dalam Pilkada DKI Jakarta lalu, dirinya merasakan kerasnya kompetisi perhelatan demokrasi untuk memilih orang nomor satu di ibu kota tersebut. Meski demikian, dirinya tidak menginginkan kutub-kutub pro kebhinnekaan dan pro Islam terus menjalar di Jakarta. Sebagai mantan kandidat calon gubernur, Agus berpesan untuk membuat rekonsiliasi agar Jakarta kembali damai.

"Saya telah menitipkan pesan kepada pemimpin baru Jakarta untuk dapat mengambil langkah-langkah terbaik demi tewujudnya rekonsiliasi," ujarnya.

Dalam Malam Budaya Manusia Bintang kali ini, Agus diberikan Democracy Award. RMOL selaku penghelat acara menilai sebagai tokoh muda di dunia politik, putera sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu telah memberi kontribusi dalam mewujudkan demokrasi Indonesia yang baik di Pilkada DKI Jakarta. [wah]  

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya