Berita

Politik

Meski Dilabeli Negatif, Pansus Tetap Komitmen Benahi KPK

SABTU, 29 JULI 2017 | 04:26 WIB | LAPORAN:

Pansus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sadar bahwa keberadaannya tidak populer di publik. Bahkan, banyak pihak yang dimusuhi.

Di media sosial, misalnya, banyak beredar foto-foto partai serta kader yang pendukung Pansus dilabeli negatif. Hal ini tentu bisa berdampak pada elektabilitas di Pemilu nanti.

Namun demikian, anggota Pansus KPK Henry Yosodiningrat memastikan bahwa Pansus tidak akan mundur. Bahkan, kata dia, sekalipun banyak fraksi yang mundur karena tidak mau dilabeli negatif oleh publik, Pansus akan tetap jalan.


"Teman-teman kami dari beberapa fraksi mundurkan diri, keluar, enggak apa-apa. Tinggal satu fraksi, misalnya hanya PDIP, pun (Pansus) tetap jalan," katanya, Jumat (28/7).

Henry menegaskan bahwa Pansus KPK sejatinya hadir karena ada ketidakberesan di KPK. Salah satunya mengenai kesemrawutan tata kelola di tubuh KPK. Termasuk temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan bahwa KPK mengangkat pengawai yang masih belum lepas dari institusi awal.

“Juga menganai pengangkatan anggota Polri yang belum lepas dari intitusinya. Padahal UU mengatakan pengangkatan harus dapat persetujuan institusi asal, itu mereka (KPK) tidak lakukan," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya