Berita

Global

Banjir Di Gujarat, Petani Kapas Gagal Panen

JUMAT, 28 JULI 2017 | 20:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 120 orang tewas akibat banjir yang terjadi di kawasan industri di Gujarat India jelang akhir pekan ini.

"Tim kami bekerja di berbagai wilayah di India dengan tentara untuk meredakan situasi," kata Deepak Ghai, petugas gawat darurat setempat.

Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi di negara barian tersebut. Lebih dari satu juta rumah tangga telah terpengaruh, dan jutaan lahan kapas gagal panen.


Bukan hanya itu, banjir juga menyebabkan Bandara di Ahmedabad, pusat komersial utama Gujarat, sebagian tergenang sehingga memaksa maskapai penerbangan untuk mengalihkan penerbangan.

Banjir juga memaksa 150 pabrik lokal tutup akibat tergenang banjir.

"Kapas dan panen millet diperkirakan akan menderita di sekitar tiga distrik di Gujarat dan Rajasthan, namun kekhawatiran terbesar adalah kelembaban ekstra dapat menyebabkan serangan hama di daerah ini," kata Devinder Sharma, pakar pertanian independen seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya