Berita

Zainal Bintang/net

Hukum

Kadin Indonesia: Biarpun Dibully, Satgas Pangan Mesti Tetap Kerja Dengan Data Akurat

JUMAT, 28 JULI 2017 | 13:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kadin Indonesia mendorong Satgas Pangan supaya terus bergerak dan memburu para mafia pangan yang sudah teriden!kasi. Tapi dengan catatan dilakukan lebih cermat dan didukung data yang akurat.

"Praktik mafia pangan selama puluhan tahun yang merugikan rakyat, terutama petani, adalah pengkhianatan," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Zainal Bintang, kepada media massa, hari ini (JUmat, 28/7).
 
Pernyataan itu disampaikan Bintang sehubungan dengan kegaduhan publik terkait tinndakan Satgas Pangan yang telah menggerebek gudang beras PT IBU (Indo Beras Unggul), Kamis di Bekasi pada pekan lalu. Wartawan senior ini mengaku prihatin dengan reaksi berlebihan dari beberapa pakar pertanian dan individu yang tidak mengerti soal pangan namun langsung menyerang tindakan hukum tersebut.  Menurut Bintang, mereka menyebar insinuasi kepada publik untuk mem-"bully" (mengejek) Satgas Pangan.
 

 
Bintang selaku Ketua Satgas Kajian Perkuatan Ekonomi Kerakyatan Indonesia (KPEKI) yang dibentuk khusus oleh Kadin merasa heran, mengapa pihak PT IBU tidak mau menempuh jalur hukum menggugat penggerebekan  tersebut.

"Anehnya, ada kesan kuat manajemen PT IBU lebih memilih memukul balik pihak Satgas Pangan melalui gelombang serangan di media, terutama di medsos yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujar Bintang.

Kata Bintang, bagaimanapun juga ada manfaat Satgas Pangan yang merupakan instrumen negara, yang berkewajiban melindungi masyarakat segala lapisan dari perbuatan melanggar hukum. Dimensi posisi Satgas Pangan inilah yang harus dihormati, bukan malah memobilisasi pendapat pribadi yang subjektif untuk menyerang dan melemahkan Satgas Pangan.

Ia menjamin Kadin tetap mendukung keberadaan Satgas Pangan, dan meminta masyarakat tidak terpancing dan dimanfaatkan oleh maa pangan yang panik karena kenyamanannya terganggu  Satgas Pangan. Akan sangat lebih objekif dan sportif kalau pihak yang dirugikan menempuh jalur hukum agar penyelesaian kasus ini melalui suatu keputusan hukum yang tidak terbantahkan.

"Supaya ketahuan oleh publik siapa maling yang selama ini berteriak maling," tambahnya.

Kinerja Tim Satgas Pangan bentukan Kapolri, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan sepanjang bulan Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H dinilai memberikan dampak positif oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Kestabilan harga jual dan pasokan sejumlah komoditas pangan selama ini mampu menumbuhkan kepercayaan investor yang tercermin pada penguatan  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi awal perdagangan pasca libur puasa dan Lebaran yang lalu. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya