Berita

Papan nama HTI ditutup

Politik

Simpatisan HTI Akan Ikut Dalam Unjuk Rasa Tolak Perppu Ormas Besok

KAMIS, 27 JULI 2017 | 21:23 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak akan ikut dalam unjuk rasa menolak Perppu Ormas besok di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

Karena diakui, HTI telah dibubarkan Pemerintah sejak 19 Juli 2017 lalu.

"Tidak ada HTI," tegas Ismail Yusanto, yang dalam struktur HTI sebelumnya menjabat Juru Bicara.


Namun dia memastikan orang per orang yang pernah tergabung dalam HTI akan ikut unjuk rasa yang dimotori Presidium Alumni 212 tersebut.

"Tapi kita sebagai bagian dari umat yang menginginkan Perppu itu dicabut, kita akan turut serta," tegas Ismail usai pertemuan di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Kamis (27/7).

Bahkan dia memastikan, seluruh pihak yang pernah tergabung sebagai anggota dan simpatisan HTI bakal ikut serta dalam aksi yang diberi nama "Aksi 287" tersebut.

"Iya pasti. Saya tidak bisa sebut angkanya, jumlahnya, yang jelas kita akan penuh semangat ikut aksi besok," tegasnya, seperti dilansir RMOLJakarta.

Diketahui, Aksi 287 digelar karena ada kekhawatiran jika Perppu ini nantinya malah membungkam ‘mulut’ ormas Islam.

"Kita mengkhawatirkan betul kalau Perppu ini terus bergulir, akan muncul rezim diktator baru yang menjudge tanpa pengadilan," kata Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (26/7) kemarin. [zul]

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya