Berita

Turki/Net

Global

Israel: Tak Masuk Akal Turki Beri Kuliah Soal Demokrasi

KAMIS, 27 JULI 2017 | 20:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel menilai bahwa tidak masuk akal ketika Turki mengajari Israel soal demokrasi.

Merujuk pada pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Turki bahwa Yahudi harusnya menjalani warisan dari Kekaisaran Ottoman, yakni menghargai toleransi. Hal itu terkait dengan situasi yang memanas di situs suci umat Muslim di Yerusalem baru-baru ini.

Kementerian Luar Negeri Israel mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa tidak masuk akal ketika  pemerintah Turki, yang menduduki Siprus Utara, secara brutal menindas minoritas Kurdi dan memasukan wartawan ke penjara, memberi kuliah kepada Israel.


Ditambahkan bahwa masa-masa Kekaisaran Ottoman telah berlalu.

"Hari-hari Kekaisaran Ottoman telah berlalu. Yerusalem adalah, dan akan selalu menjadi ibu kota orang-orang Yahudi, "kata Kementerian Luar Negeri Israel.
"Mereka yang tinggal di istana kaca harus waspada terhadap lemparan batu," sambungnya seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya