Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Didesak Mundur

KAMIS, 27 JULI 2017 | 09:57 WIB | LAPORAN:

Sejumlah ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Kota Bekasi menyatakan kekecewaannya terhadap Ketua DPC Partai Gerindra, Ibnu Hadjar Tanjung.

Mereka kecewa karena Ibnu Hadjar dinilai gagal melakukan lobi-lobi di internal DPRD Kota Bekasi mengenai posisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

"Kami sangat kecewa ya mendengar hal tersebut. Kenapa bisa seperti itu ? Harusnya ‘kan Gerindra bisa menempati posisi yang lebih tinggi. Yaa mungkin ada negosisasi atau apa gitu bisa seperti itu," ujar Ketua PAC Gerindra Pondok Melati, Rahmat.


Menurutnya, Gerindra yang merupakan partai pemenangan keempat dan memperoleh enam kursi di DPRD Kota Bekasi, harusnya bisa mendapatkan posisi strategis di internal dewan atau AKD. Namun, lantaran tidak adanya power dan pengaruh spesifik dari ketua partai, Gerindra pun harus kehilangan jabatan tersebut.

Selain itu, Rahmat pun menekankan bahwa ketua Partai Gerindra yang kini masih dijabat oleh Ibnu Hajar sangat lemah dalam hal lobi-lobi politik.

"Ya harus segera diganti (ketua Partai Gerindra). Apalagi SK sudah lama habis, tapi belum ada pergantian,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rahmat berharap, Ketua Partai Gerindra selanjutnya bisa lebih transparan dan jelas dalam memimpin DPC Gerindra di Kota Bekasi.

“Di Partai Gerindra banyak orang-orang bagus. Pasti nanti adalah yang bisa menjadi ketua partai yang kompeten. Dan yang terpenting kriteria utama itu harus transparan dan jelas,” pungkasnya.

Terpisah, hal senada juga diutarakan Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra, Irman Firmansyah.

“Meski saya tidak bisa berkomentar banyak, tapi jika mengetahui hal tersebut  yang berkaitan dengan partai pastinya saya kecewa. Karena menurut saya, Gerindra Kota Bekasi sudah sangat bagus dan menjadi pemenang keempat," tuturnya.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya