Berita

Muhammad Nazaruddin/ RM

Hukum

Yulianis Bohong, KPK Tak Pernah Bocorkan BAP Ke Nazaruddin

SELASA, 25 JULI 2017 | 21:29 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak pernah memberikan berita acara pemeriksaan (BAP) saksi kepada mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, dalam proses penanganan perkara, penyidik selalu melakukan sesuai prosedur.

"Dalam proses penanganan perkara memang ada tekniknya. Tapi, tidak seperti itu, artinya tidak dibocorkan," tegas Priharsa kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (25/7).


Isu kebocoran BAP kepada Nazaruddin itu diungkapkan mantan pegawai perusahaan Nazaruddin, Yulianis saat rapat dengar pendapat dengan Pansus angket KPK, kemarin, Senin (24/7).

Yulianis bilang, BAP itu dipergunakan Nazaruddin untuk memantau kesaksian karyawannya di pengadilan. Ia memanggil para karyawannya ke penjara untuk mengatur kesaksian mereka.

Yulianis juga membeberkan bahwa KPK juga kerap memerlakukan Nazaruddin secara istimewa.

Semua penjelasan Yulianis di hadapan para anggota dewan itu dibantah Priharsa.

"Dalam proses penanganan perkara ada memang teknik-tekniknya yang tentu tidak semuanya bisa disampaikan ke publik. Tapi yang pasti tidak ada tindakan yang diistimewakan terhadap yang bersangkutan," demikian Priharsa. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya