Berita

Ilustrasi/Net

Global

AS Segera Larang Perjalanan Ke Korut

JUMAT, 21 JULI 2017 | 19:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat segera menerapkan larangan perjalanan ke Korea Utara bagi warga negaranya.

Merujuk pada informasi yang didapat dua agen perjalanan yang menyediakan layanan perjalanan ke Korea Utara yakni Koryo Tours dan Young Pioneer Tour, larangan itu akan diumumkan tanggal 27 Juli mendatang dan akan efektif selama 30 hari.

Mereka mendapat kabar terlebih dahulu soal pelarangan itu dari Kedutaan Besar Swedia yang bertindak bagi AS karena Washington tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Pyongyang.


Rowan Beard, dari Young Pioneer Tours, mengatakan kepada BBC bahwa kedutaan sedang mencoba untuk memeriksa jumlah wisatawan AS yang tinggal di negara tersebut.

"Setelah masa tenggang 30 hari, setiap warga negara AS yang bepergian ke Korea Utara akan memiliki paspor mereka yang tidak disetujui oleh pemerintah mereka," jelasnya.

Belum ada konfirmasi resmi dari AS terkait hal ini. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya