Berita

Pretty Asmara/Net

Blitz

Pretty Asmara Mucikari? Ini Penjelasan Polisi

KAMIS, 20 JULI 2017 | 00:42 WIB | LAPORAN:

Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus Narkoba, kabar tak sedap kini kembali berhembus ke Pretty Asmara (40).

Kali ini, artis bertubuh tambun itu dikabarkan sebagai mama germo atau mucikari. Dugaan tersebut mencuat lantaran saat ditangkap Pretty tengah bersama tujuh orang artis yang semuanya positif narkoba.

‎"Kalau informasi banyak yang menyampaikan gitu (Mucikari). Tapi, kan kami tujuannya untuk ngungkap bandar," kata Kasubdit II Ditres Narkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Dony Alexander di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/7).


Meski demikan, lanjutnya, polisi berencana akan menelusuri informasi yang menyebut Pretty Asmara sebagai mucikari tersebut.

"Mungkin kami perlu pendalaman tapi sampai sekarang belum ada," pungkasnya.

Sebelumnya, Unit 3 Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap Prety Asmara dan Hamdani Vigakusumah Soeradinata (HVS) alias Dani (47) serta tujuh wanita terkait kasus narkoba.

Keduanya diamankan dari Kamar 2138 dan ruang karaoke Hotel Grand Mercure Jakarta,  Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (16/7) lalu.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas mendapat informasi pesta narkoba di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti 0,9 gram sabu dan alat hisap (bong). Setelah itu, polisi juga mengamankan tujuh wanita dari ruangan karaoke hotel yang sama. Termasuk, barang bukti berupa sabu 1,12 gram, ekstasi 23 butir dan Happy Five (H5) 38 butir.

Tujuh wanita tersebut, berinisial SS, EY, ES, MA AH, GL dan DW. Para wanita tersebut diketahui juga berprofesi di industri hiburan. Baik sebagai pemain sinetron, penyanyi dangdut, model hingga akrtis layar lebar. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya