Berita

Daniel Johan/net

Politik

PKB Targetkan 60 Persen Kemenangan Pilkada 2018

SABTU, 15 JULI 2017 | 14:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menargetkan untuk mengikuti seluruh Pilkada 2018 di 171 daerah.

Dijelaskan Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Daniel Johan, sebanyak 114 daerah menjadi fokus target kemenangan PKB.

"Target PKB memenangkan 60 persen dari keseluruhan Pilkada yang akan diikuti, lebih tinggi dari persentase kemenangan PKB pada Pilkada 2017 yang 54 persen," terang Daniel dalam keterangan persnya, beberapa saat lalu.


PKB memandang Pilkada 2018 sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2019. Karena itu, PKB berusaha mendudukkan 50 kader asli menjadi Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota.

"Sejak hari ini DPP PKB menginstruksikan kepada DPW dan DPC untuk membuka pendaftaran mulai tanggal 24 Juli sampai 20 Agustus. Waktu ini agak mundur agar pendaftaran dilakukan setelah rangkaian kegiatan untuk peringatan Harlah PKB yang jatuh 23 Juli," ujarnya.

PKB akan melakukan penilaian terhadap satu persatu bakal calon melalui beberapa proses, yaitu administrasi, psikologi, uji kelayakan dan survei, sebelum menetapkannya sebagai calon. Bobotnya masing-masing berbeda.

Syarat bagi setiap bakal calon yang mendaftar ke PKB adalah komitmen kepada Pancasila, Kebhinnekaan, NKRI, dan mewujudkan pemerintahan yang bersih dan program kerakyatan yang konkret. Setiap calon yang sudah mengantongi rekomendasi PKB akan meneken kontrak khusus terkait hal ini.

Selain itu, PKB akan memprioritaskan bakal calon perempuan sebagai komitmen untuk meningkatkan partisipasi kaum perempuan dalam dunia politik, dan generasi muda yang memiliki kegairahan tinggi, elektabilitas dan kemauan tinggi untuk mengabdi pada rakyat.

"PKB tidak memungut biaya apapun terhadap bakal calon yang akan mendaftar dan mengikuti tahapan proses Pilkada," tutupnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya