Berita

Tsania Marwa/Net

Blitz

Arik, Laki Bukan Sih?

3 Bulan Marwa Tak Kasih ASI
KAMIS, 13 JULI 2017 | 09:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Proses perceraian antara pasangan Atalarik Syach dan Tsania Marwa masih terus bergulir di Pengadilan Agama Cibinong, Jabar. Usai sidang terakhir, Selasa (11/7), Marwa curhat tentang kepedihannya yang hingga saat ini, sudah sekitar 3-5 bulanan dilarang Arik untuk bertemu dengan kedua anaknya, Syarif Muhammad Fa­jri dan Aisyah Shabira. Bahkan, Marwa tak bisa memberikan ASI ekslusif untuk anak keduanya yang masih berusia 2 tahun.

"Ya perasaannya hancur banget ya, karena ASI itu kan sebuah anugerah dari Tuhan yang sayang banget kalau sam­pai sia-sia jatuhnya gitu. Ini bukan semata-mata menyangkut saya untuk kepentingan saya, tapi untuk kepentingan Shabira, keperluan Shabira, kesehatan, kecerdasan dan masa depan dia," lirih wanita berdarah Arab ini.

Hati Marwa semakin sedih saat dirinya harus berusaha mengeluarkan ASI-nya sendiri, karena tak bisa memberikan ASI tersebut untuk buah hati tercintanya.


"Ya saya mau nggak mau har­us mengeluarkan (ASI) sendiri gitu. Karena memang kalau ng­gak (dikeluarin) saya juga jadi sakit dan dokter juga kemarin menyarankan saya agar sebisa mungkin harus segera diper­temukan dengan anak, karena ya itu, saya butuh, anak saya juga butuh," jelas pemain film Lawang Sewu ini.

Tak hanya Marwa, paman sang pesinetron yakni Ajis Am­badar ikut kesal dan mengancam Arik. "Jadi gini, saya garis bawahi lagi, kita dari pihak keluarga, mungkin bagi saya, keluarga tidak sabar lagi. Saya sudah kasih ultimatum 3×24 jam, bilamana Atalarik tidak memberikan pertemuan antara anaknya sama Uminya (Marwa), mungkin dari pihak keluarga akan ikut campur," ucap Ajis.

"Jadi, digarisbawahi, ini ada­lah ikut campur dalam hal per­temukan mediasi antara anak sama (Marwa). Dia lelaki bukan sih? Punya perasaan nggak sih? Binatang saja bisa kasihan gimana sih, kan konyol jadi masalahnya. Untung nggak kita pidanain," lanjutnya.

Segala macam cara sudah dilakukan Marwa, agar dapat bertemu dengan anak-anaknya, termasuk melaporkan kepada Komisi Perlindungan Anak In­donesia (KPAI). Namun usaha itu tampaknya sia-sia.

"Kata pengacara Arik (Junae­di), ini bahwa KPAI sudah tidak mengurus lagi. Untuk itu, kami akan mengurus sendiri dengan cara kami. Dengan hukum pidana itu bisa juga nanti kalau sudah ada putusan. Kami akan pidanakan itu Atalarik," ujar Busro, kuasa hukum Marwa. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya