Berita

Rizieq Shihab

Pertahanan

Rizieq Shihab Jelaskan Upaya Pembunuhan Hermansyah

SENIN, 10 JULI 2017 | 05:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab angkat bicara lewat rekaman suara terkait insiden yang dialami Hermansyah. Dia mengaku prihatin dan sedih atas musibah yang diterima pakar IT dari ITB tersebut.

Menurutnya, pengeroyokan, pemukulan, pembacokan, bahkan upaya pembunuhan pada Minggu dini hari kemarin tak bisa dilepaskan dari keterlibatan Hermansyah dalam Aksi Bela Islam. Terutama terkait kesaksian beliau sebagai pakar bahwa chat sex yang dituduhkan kepada Rizieq Shihab adalah palsu dan rekayasa.

"Musibah yang menimpa beliau tidak bisa dipisahkan dari semangat juang beliau dalam membela habaib dan ulama. Musibah yang menimpa beliau tidak bisa dipisahkan dari kegigihan beliau dalam menyampaikan yang haq," ungkapnya.


Karena itu, Imam Besar FPI ini meminta semua aktivis Islam harus ikut peduli, bersuara, tidak boleh membiarkan kebiadaban, dan kekejian ini.

"Kita wajib mendorong aparat untuk mencari, mengejar, menangkap, dan memperoses hukum para pelaku secara benar," tegasnya.

Kepada para para tokoh-tokoh gerakan Islam tersebut, dia juga mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan diri.

"Dan saya amanahkan kepada seluruh laskar FPI, dan laskar-laskan Islam dari semua komponen, termasuk dari saudara-saudara kita dari KOKAM Muhammadiyah yang begitu gagah dalam menjaga ulama harus meningkat kewaspadaan dan kesiagaan dalam menjaga habaib dan ulama," tandasnya.

Dia juga berharap peristiwa ini jangan sampai merusak segala komunikasi yang sedang dibangun. Sebab ada pihak-pihak yang tidak suka dan ingin menggagalkan segala upaya rekonsisliasi yang sedang kita bangun.  

"Saya yakin musibah yang menimpa Bapak Hermansyah hari ini merupakan bagian dari upaya musuh kita untuk menggagalkan rencana bagus kita. Karena itu jangan terpancing. Tapi kita tetap harus tegas, jelas. Kita jaga Bang Herman dan keluarganya dan kita lakukan langkah-langkah hukum yang jelas untuk mengungkap secara tuntas persoalan ini," ujarnya.

Bahkan kepada laskar FPI, dia mengingatkan, tidak boleh segan dalam membantu aparat dalam menemukan pelaku. Kalau aparat membiarkan pelaku berkeliaran, dia meminta seluruh laskar FPI untuk mencari dan menemukan para pelaku.

"Mereka (pelaku) harus dihukum dengan berat karena mereka merusak stabilitas nasional dan mengadudu domba antar elemen anak bangsa," tandasnya.

Terakhir, selain berharap Hermansyah dan keluarga untuk tetap tabah, sabar dan tegas, Rizieq Shihab mendoakan agar Allah menggantikan musibah ini dengan kebahagiaan di dunia dan akhirat. [zul]

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya