Berita

Politik

Klaim Jokowi Ditolak, Tak Ada Netizen Yang Mengaku Penggemar Donald Trump

SENIN, 10 JULI 2017 | 01:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo mengklaim ada jutaan penggemar Presiden AS Donald Trump di Indonesia. Jutaan penggemar tersebut bahkan menantikan kedatangan Trump ke Indonesia.

Pernyataan yang disampaikan dalam pertemuan kedua kepala negara di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di Hamburg, Jerman pada Sabtu kemarin, (8/7) tersebut mengagetkan kalangan netizen.

Mereka mempertanyakan klaim Jokowi bahwa Trump memiliki jutaan penggemar di Indonesia.


"Millions of trump fans in indonesia???" cuit Dr. Gunawan‏ lewat akun Twitter @dr_gundi disertai emoticon heran dan meringis.

Pemilik akun @ebithEBITH juga mempertanyakan dari mana Jokowi dapat data jumlah penggemar Trump tersebut.

"Memang di Indonesia ada jutaan fans Trump? data dari hasil survei yg mana?" cuitnya.

Sementara itu Umar Syadat Hasibuan‏ mengaku baru tahu kalau ada penggemar Presiden AS ke-45 tersebut di negeri ini.

"Kata Jokowi di Indonesia ada Million fans of Trump.Emang ada fans club Trump di Indonesia?Baru tahu saya," kicau @Umar_Hasibuan.

Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik ikut mengomentari pernyataan Jokowi. Dirinya memastikan bukan termasuk penggemar Trump.

"Entah dengan Anda, tapi saya tak masuk "jutaan penggemar Presiden Donald Trump di Indonesia", bila benar ada, seperti klaim Pak Jokowi," cuitnya lewat akun @ranabaja.

Netizen lainnya Yan Hendri Gusman‏ menertawakan pernyataan Presiden Jokowi tersebut.

"Mimpi di siang bolong kalo rakyat Indonesia fans ama dia," tulis @yanhendrigusman. [zul]

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya