Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Hukum

KPK: Pernyataan Fahri Hamzah Tidak Penting Ditanggapi

SELASA, 04 JULI 2017 | 22:50 WIB | LAPORAN:

Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menanggapi santai pernyataan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah.

Fahri dalam suatu kesempatan mengkritik kinerja KPK dan merasa lembaga antirasuah tersebut layak dibubarkan.

"Saya kira energi KPK lebih baik digunakan untuk menangani kasus korupsi ketimbang menanggapi beberapa pernyataan yang sebenarnya tidak begitu substansial dan tidak penting ditanggapi," ujar Febri kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta (Selasa, 4/7).


Pernyataan Fahri yang menyebutkan kalau perkara korupsi KTP elektronik hanya karangan Ketua KPK, Agus Rahardjo dirasa Febri tidak masuk akal dan mengada-ada.

"Kita tentu menjadi bertanya pula apakah ada pihak-pihak yang dibela dalam kasus e-KTP. Sehingga kemudian pernyataannnya mengesampingkan semua fakta yang sudah muncul di persidangan," tutur Febri.

Mantan aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) itu mengingatkan, agar semua pihak bisa menghormati proses persidangan yang sudah berjalan dan juga menghormati institusi pengadilan.

"Ketimbang kemudian membuat pernyataan-pernyataan yang bertentangan. Apalagi yang bersangkutan punya jabatan yang cukup penting di DPR RI. Dan kami percaya betul secara profesional DPR RI sangat menghormati proses hukum yg ada," tambahnya.

Febri berulang kali menegaskan bahwa KPK tidak pernah anti kritik pada siapa pun. Kritik yang membangun sangat dibutuhkan KPK sebagai dukungan dalam melakukan pemberantasan korupsi.

"KPK tetap berjalan saja sesuai kewenangan kami yang diberikan di UU 30/2002. Kita tetap akan bekerja, jadi semua serangan atau semua pernyataan atau tekanan-tekana tidak akan membuat kami berhenti menangani kasus e-KTP yg sedang berjalan saat ini. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya