Ilustrasi/Reuters
Ilustrasi/Reuters
Pemerintah militer, yang telah memerintah sejak kudeta tahun 2014, telah meminta Pasal 44, sebuah perintah keamanan yang memberi kekuasaan untuk mendorong melalui kebijakan, untuk menunda undang-undang yang memberlakukan denda berat kepada pengusaha dan pegawai yang tidak memiliki ijin kerja.
Dikabarkan Reuters, dengan merujuk pada keterangan Wakil Perdana Menteri Thailand Wissanu Krea-ngam, keputusan semula dikeluarkan untuk mengatasi masalah perdagangan manusia yang diajukan oleh masyarakat internasional.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
UPDATE
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35
Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12
Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34