Berita

ASEAN/Net

Global

ASEAN Youth Conference Bahas Masa Depan Pemuda Di Kawasan

SENIN, 03 JULI 2017 | 20:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Isu Regional di kawasan ASEAN serta dampaknya bagi pemuda akan dibahas mendalam dalam Konferensi Pemuda ASEAN atau ASEAN Youth Conference (AYC) di Filipina November mendatang.

Acara yang direncanakan untuk digelar di Pampanga, Filipina pada tanggal 10 - 13 November 2017 itu mengangkat tema "Menuju Visi Komunitas ASEAN 2025".

Konferensi pemuda itu dirancang sebagai platform untuk memfasilitasi proses yang memperkuat partisipasi pemuda yang efektif dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berbagai isu regional, khususnya isu-isu yang berdampak pada kaum muda di ASEAN.


Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan delegasi pemuda dan pemangku kepentingan dari seluruh Asia Tenggara untuk bertemu, bertukar pandangan, berbagi pengalaman dan gagasan mengenai isu-isu, mendeteksi kesibukan umum, dan mengembangkan rencana aksi yang realistis untuk membangun kembali masyarakat yang memenuhi kebutuhan dan aspirasi kaum muda di kawasan.

"Pemuda masa kini muncul untuk membentuk masa depan negara dan dunia mereka. Mereka ingin didengarkan, termasuk dalam proses pengambilan keputusan dan yang lebih penting lagi, untuk melakukan perubahan," kata Thomson Ch'ng, Founder and Project Director of AYC dalam keterangan yang diterima redaksi.

"Konferensi Pemuda ASEAN tahun 2017 menawarkan sebuah platform bagi para pemimpin pemuda dan pemangku kepentingan untuk saling berhubungan, mendiskusikan tantangan dan bekerja sama dalam solusi yang akan mengatasi isu-isu mendesak di kawasan ini. Ini juga bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antar generasi melalui diskusi roundtable multipihak," tambahnya.

Peserta pada konferensi tersebut akan menyelesaikan sebuah agenda aksi pemuda untuk memobilisasi LSM internasional, akademisi, pembuat kebijakan, pendidik, bisnis negara-negara anggota, yang mencerminkan aspirasi dan ambisi semua pemuda ASEAN. Agenda tersebut akan disusun melalui proses konsultasi multipihak selama konferensi berlangsung. Sebuah dokumen hasil bersama antara negara bagian dan kaum muda akan diproduksi, yang disebut "Pampanga Youth Resolution". [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya