Berita

Raja Salman/Net

Dunia

Berlebihan Puji Raja Salman, Kolumnis Ini Diskors

SENIN, 03 JULI 2017 | 17:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Memuji dalam tingkat yang normal merupakan suatu bentuk apresiasi dan penilaian, namun bila berlebihan, bisa membawa celaka.

Setidaknya hal itu yang bisa dipelajari dari kasus di Arab Saudi ini.

Seorang kolumnis negara tersebut diskors karena berlebihan memuji pimpinan negara itu, Raja Salman.


Ia adalah Ramadan al-Anzi. Ia membuat tulisan di surat kabar al-Jazirah yang berisi pujian terhadap raja dengan menggunakan atribut yang biasanya merujuk pada Tuhan pekan lalu. Ia menuliskan "Haleem" dan "Shadeed al-Eqab", kedua ungkapan yang diperuntukkan bagi Tuhan.

Raja Salman menilai bahwa pujian itu terlalu berlebihan karena seperti membandingkan dirinya dengan Tuhan. Ia pun kemudian mengirimkan instruksi untuk menskors Anzi.

Surat kabar tersebut telah menerbitkan permintaan maaf untuk penulisan kolom tersebut.

"Ungkapan dan penghargaan yang diberikan oleh penulis tentang kepribadian pada Penjaga Dua Kota Suci, tidak dapat diterima, terlepas dari apa yang telah Allah berikan kepadanya," begitu keterangan dari surat kabar tersebut seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya