Berita

Bisnis

Pertamina Siagakan Layanan Kesehatan Bergerak Bagi Awak Mobil Tangki

SABTU, 01 JULI 2017 | 14:18 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Pertamina Marketing Operation (MOR) I Sumatera bagian utara menyiagakan pos pemeriksaan kesehatan tambahan untuk awak mobil tangki di Sumatera Barat.

Pos pemeriksaan didirikan untuk memastikan para sopir dalam kondisi fit saat proses pendistribusian BBM. Demikian keterangan pers dari Area Manager Communciation and Relation Pertamina Sumbagut, Fitri Erika, Sabtu (1/7).

Dalam situasi normal, pemeriksaan kesehatan awak mobil tangki biasanya dilakukan di TBBM Teluk Kabung, sebelum menjalankan tugas pendistribusian BBM ke seluruh wilayah di Sumatera Barat.


Namun mengingat situasi yang khas karena arus mudik dan arus balik Lebaran, maka Pertamina manambah pos pemeriksaan yang disebut check point dan fit to work ini di tiga lokasi. Masing-masing di Rest Area Jalan Raya Padang-Bukit Tinggi, kemudian di Jalan Raya Padang-Painan, dan di Jalan Raya Padang-Solok.

Di pos layanan yang dikelola oleh PT Elnusa Petrofin ini, para sopir mendapat pemeriksaan kesehatan seperti mengukur tekanan darah, dan pemeriksaan uji ketajaman penglihatan, dan pemeriksaan tanda dasar, seperti detak jantung. Selain itu sopir juga mendapat vitamin dan minuman sehat.

Pemeriksaan kesehatan tambahan terhadap awak mobil tangki ini dilakukan mengingat jalur pendistribusian yang dilalui lebih padat karena banyak dilalui pemudik. Layanan ini sangat penting karena keselamatan dan kesehatan para sopir merupakan salah satu kunci utama pendistribusian BBM di lapangan. Agar distribusi berjalan aman dan lancar, kondisi fisik awak mobil tangki harus terus dipantau. Muaranya, pelayanan terhadap konsumen BBM dapat terus terjaga.

Kendati dikhususkan bagi awak mobil tangki, ternyata layanan yang dibuka sejak pukul 07.00 WIB ini juga diminati masyarakat umum. Sejumlah warga yang datang ke posko tersebut juga diberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya