Berita

Pangeran William Dan Harry saat prosesi pemakaman Putri Diana/Reuters

Global

Jelang 20 Tahun Wafatnya Sang Ibu, Pangeran William Dan Harry Hadiri Kebaktian Khusus

JUMAT, 30 JUNI 2017 | 19:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pangeran Inggris William dan Harry akan menghadiri kebaktian pribadi pada akhir pekan ini untuk mendedikasikan kembali makam ibu mereka Putri Diana yang akan memasuki hari jadinya yang ke-56.

Kebaktian ini akan dilakukan di tempat peristirahatan Diana di Althorp Estate, rumah leluhur keluarganya di Inggris tengah, di mana para pangeran akan bergabung dengan istri William Kate dan anggota keluarga Diana.

Uskup Agung Canterbury Justin Welby, pemimpin spiritual Komuni Anglikan, akan melakukan upacara tersebut.


Diana, istri pertama ayah William dan pewaris takhta Pangeran Charles meninggal pada usia 36 tahun di Paris pada 31 Agustus 1997, setelah limusin membawa kekasihnya Dodi al-Fayed terjatuh di terowongan saat mencoba melepaskan diri dari paparazzi yang mengejar mereka dengan sepeda motor.

Menjelang ulang tahun ke-20 kematiannya, Pangeran William dan Pengeran Harry telah berbicara secara terbuka tentang dampak kehilangan ibunya terhadap kehidupan.

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan minggu lalu, Harry mengatakan keputusan untuk ikut menggiring jenazah ibunya menuju pemakaman saat ia masih kecil, masih melekat jelas di ingatannya.

"Ibu saya baru saja meninggal, dan saya harus berjalan di belakang peti jenazahnya, dikelilingi oleh ribuan orang yang menonton saya sementara jutaan lainnya melakukannya di televisi," katanya.

"Saya tidak berpikir ada anak yang diminta melakukan hal itu, dalam kondisi apapun. Kurasa itu tidak akan terjadi hari ini," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Sementara Pangeran William mengatakan pada bulan April bahwa kekagetan kehilangan ibunya masih bertahan.

"Anda tidak pernah bisa mengatasinya, ini adalah saat yang luar biasa besar dalam hidup Anda sehingga tidak pernah meninggalkan Anda. Anda hanya belajar menghadapinya," jelasnya pada saat itu. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya