Berita

Narendra Modi/Net

Dunia

Serangan Massal Pemakan Daging Sapi Meningkat, PM India Geram

JUMAT, 30 JUNI 2017 | 19:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri India, Narendra Modi mengecam peningkatan serangan massal yang tak jarang menelan korban jiwa terhadap pedagang ternak, pemakan daging sapi dan peternak sapi perah dengan dalih untuk melindungi sapi.

Sebagian besar serangan yang dilancarkan oleh warga sapi yang disebut dari kelompok Hindu pinggiran telah menargetkan umat Islam.

Sapi dianggap suci oleh banyak anggota mayoritas Hindu di India, dan membantai sapi atau memakan daging sapi adalah ilegal atau dilarang di sebagian besar negara.


Komentar Modi di kota Ahmedabad, di negara asalnya Gujarat, menyusul demonstrasi di beberapa kota pekan ini melawan kekerasan baru-baru ini yang menargetkan umat Islam.

Modi dan dan politisi di partai nasionalis Hindunya jarang berbicara tentang pembunuhan tersebut selama dua tahun terakhir. Hal itu menyebabkan sejumlah aktivis HAM menuduhnya secara diam-diam mendukung serangan tersebut.

"Tidak ada orang di negara ini yang berhak mengambil hukum di tangannya sendiri," tegas Modi.

"Ini bukan sesuatu yang Mahatma Gandhi akan setujui," sambungnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya