Berita

Ilustrasi/Net

Global

Rusia Bersiap Perpanjang Embargo Makanan Uni Eropa

JUMAT, 30 JUNI 2017 | 18:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Rusia berencana untuk memperpanjang tindakan balasan terhadap Uni Eropa selama 18 bulan lagi.

"Kemarin kami membahas masalah ini dengan Presiden Vladimir Putin dan pemerintah akan mengajukan proposal untuk memperpanjang larangan tersebut selama satu tahun lagi, sampai 31 Desember 2018," kata Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev di rapat kabinet pekan ini.

Pernyataannya disampaikan sehari setelah Uni Eropa memperpanjang sanksi ekonomi anti-Rusia.


Ia menyatakan penyesalannya bahwa mitra Eropa meneruskan jalur yang tidak terlalu konstruktif ke Rusia.

Pada hari Rabu, Uni Eropa memperpanjang sanksi ekonomi terhadap Rusia enam bulan. Pembatasan bisnis dengan sektor energi, pertahanan, dan keuangan Rusia akan berlanjut sampai 31 Januari 2018.

Sanksi tersebut pertama kali diperkenalkan selama krisis di Ukraina dan penyatuan kembali Krimea pada tahun 2014.

Termasuk di antara sanksi itu adalah larangan ekspor senjata, akses terbatas untuk membiayai bank-bank Rusia, dan larangan perjalanan untuk lebih dari 150 individu.

Sebagai tanggapan, Kremlin memberlakukan embargo produk pertanian Uni Eropa, makanan dan bahan baku. Sejak saat itu, kedua belah pihak telah berulang kali memperluas tindakan pembatasan.

Moskow telah memperingatkan bahwa pihaknya hanya akan mencabut larangan tersebut jika Uni Eropa juga mencabut sanksi sanksi tersebut. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya