Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

OPCW: Gas Sarin Kembali Digunakan Di Suriah

JUMAT, 30 JUNI 2017 | 17:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gas sarin berbahaya telah digunakan dalam, serangan di Suriah utara pada bulan April lalu yang menewaskan puluhan orang.

Begitu temuan dari pengawas senjata kimia OPCW dalam misi pencarian fakta terkait serangan di Suriah utara.

Panel PBB sekarang akan mencoba untuk menentukan apakah pemerintah Suriah bertanggung jawab atas penggunaan gas sarin tersebut atau tidak.


Serangan terhadap Khan Sheikhoun di provinsi Idlib adalah yang paling mematikan di Suriah dalam lebih dari tiga tahun terakhir.

Ini memicu serangan rudal AS terhadap sebuah pangkalan udara Suriah yang menurut AS telah melancarkan serangan tersebut.

Misi pencarian fakta untuk Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW), yang berbasis di Den Haag, menyimpulkan bahwa, setelah mewawancarai saksi dan memeriksa sampel, sejumlah besar orang, beberapa di antaranya meninggal, terpapar Sarin atau substansi mirip Sarin.

"Ini adalah kesimpulan dari FFM (misi pencarian fakta) bahwa pembebasan semacam itu hanya dapat ditentukan sebagai penggunaan Sarin, sebagai senjata kimia," sebuah ringkasan mengatakan seperti dimuat BBC.

Laporan baru tersebut telah beredar di kalangan anggota OPCW namun belum dipublikasikan.

Penyelidikan bersama PBB dan OPCW sekarang akan menyelidiki siapa yang harus disalahkan atas serangan tersebut. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya