Berita

Tiga eks eksekutif Tepco yang diadili/BBC

Global

Soal Bencana Nuklir Fukushima 2011, Tiga Eks Bos Perusahaan Listrik Diadili

JUMAT, 30 JUNI 2017 | 15:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiga orang bekas eksekutif perusahaan listik diadili pekan ini di Jepang terkait dengan bencana Fukushima.

Ketiganya adalah mantan eksekutif Tokyo Electric Power (Tepco), yakni pimpinan Tsunehisa Katsumata berusia 77 tahun, serta wakil presiden Sakae Muto berusia 66 tahun dan Ichiro Takekuro berusia 71 tahun.

Jika terbukti bersalah, mereka bisa menghadapi hukuman lima tahun penjara.


Ini adalah pengadilan pidana pertama atas kehancuran 2011 di pabrik nuklir tersebut.

Kehancuran, yang dipicu oleh gempa yang menyebabkan tsunami besar, adalah kecelakaan nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl pada tahun 1986.

Ketiganya mengaku tidak bersalah atas kelalaian profesional yang mengakibatkan kematian dan luka pasien yang dievakuasi dari sebuah rumah sakit di dekat pabrik tersebut.

Gempa dan tsunami menyebabkan sekitar 18.500 orang tewas atau hilang dan meninggalkan daerah yang luas tidak dapat dihuni.

Pengadilan tersebut adalah yang pertama dan satu-satunya yang mengajukan tuntutan pidana terkait bencana Fukushima.

Dikabarkan BBC bahwa tuduhan terhadap ketiga pria tersebut terkait dengan kematian lebih dari 40 pasien yang harus dievakuasi dari sebuah rumah sakit di daerah tersebut dan kemudian meninggal dunia.

Sekitar 80.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka ketika tiga reaktor mengalami kegagalan di pabrik tersebut setelah banjir akibat tsunami. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya